BUMNINC.COM I PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta menambah fasilitas baru untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan, yaitu teknologi face recognition boarding gate yang akan mempercepat dan memudahkan calon penumpang dalam proses boarding.
“Dengan teknologi tersebut, penumpang kereta api jarak jauh tidak perlu lagi repot-repot menunjukkan berbagai dokumen seperti boarding pass fisik, e-boarding pass, KTP atau dokumen vaksinasi saat boarding,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Franoto Wibowo melalui rilis yang diterima di Yogyakarta, Jumat.
Penumpang kereta api cukup memindai wajah saat akan boarding dan boarding gate akan terbuka secara otomatis apabila sistem mengenali wajah penumpang yang bersangkutan.
Untuk bisa menikmati fasilitas tersebut, penumpang harus melakukan registrasi terlebih dulu. Proses registrasi cukup dilakukan satu kali dan akan berlaku untuk selamanya dan di semua stasiun yang sudah menerapkan face recognition boarding gate.
Registrasi dapat dilakukan dengan menempelkan e-KTP pada “card reader” yang ada di costumer service, vending machine, maupun di check in counter. Penumpang kemudian menempelkan telunjuk kanan atau kiri di pemindai yang ada di “card reader” tersebut.
Jika sudah melakukan registrasi maka penumpang tidak perlu mencetak boarding pass dan bisa langsung ke boarding gate untuk kemudian mengarahkan wajah ke pemindai. Jika data di tiket, identitas, dan syarat vaksinasi sudah sesuai dengan data yang tersimpan, maka gate akan otomatis terbuka.