Menteri Erick Usulkan 8 BUMN mendapat PMN Tunai 2024 Sebesar Rp57,96 T
BUMNINC.COM I Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengusulkan kepada Komisi VI DPR RI, agar sebanyak 8 BUMN mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai dengan total Rp57,96 triliun dan PMN non tunai sebesar Rp673,36 miliar pada 2024.
“Menteri Keuangan tetap, kemarin sudah diputuskan ini jadi masukan justru PNM 2024. Makanya kita lihat PMN 2024 berubah yang tadinya Rp33 triliun menjadi Rp57 triliun,” kata Erick Thohir saat Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Senin.
Erick menjelaskan PMN tunai Rp33 triliun yang telah terlebih dahulu diajukan tersebut dialokasikan untuk 7 BUMN.
Secara rinci, katanya pula, PLN mendapat PMN Rp10 triliun untuk pencapaian target rasio elektrifikasi. Lalu, Hutama Karya mendapat Rp10 triliun untuk pendanaan masa operasi, Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) sebesar Rp4 triliun untuk pembelian 3 kapal penumpang untuk rute perintis.
Kemudian, IFG dan INKA masing-masing mendapat alokasi Rp3 triliun. IFG akan menggunakan dananya untuk meningkatkan kapasitas penjaminan KUR, dan INKA untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi.
Selanjutnya, Rekayasa Industri mendapat Rp2 triliun untuk dukungan restrukturisasi struktur permodalan, dan RNI sebesar Rp1,9 triliun untuk penyertaan ke anak perusahaan investasi dan modal kerja.

