Menteri Erick Usulkan 8 BUMN mendapat PMN Tunai 2024 Sebesar Rp57,96 T
Usulan penambahan PMN sebanyak Rp24,04 triliun, kata Erick, akan digunakan untuk PMN tambahan berdasarkan rapat internal Presiden 28 April lalu.
Hutama Karya akan mendapat tambahan Rp12,5 triliun untuk menyelesaikan pembangunan ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi dan Kayu Agung-Palembang-Belitung.
Selain itu, IFG juga mendapat tambahan Rp3,56 triliun untuk menyelesaikan pengalihan polis Jiwasraya. Sedangkan BUMN yang baru diusulkan untuk mendapat PMN tunai adalah Wijaya Karya yang akan digelontorkan dana Rp8 triliun untuk penyehatan struktur pemodalan.
“Pada rapat sebelumnya, sebenarnya ada usulan yang sudah disepakati waktu itu penyelesaian IFG, yaitu tambahan Rp3,56 triliun karena dari sitaan kejaksaan itu memang tidak bisa berupa cash, masih barang yang belum bisa dijadikan cash,” ujar Erick.
Adapun untuk PMN non tunai sebesar Rp673,36 miliar akan dialokasikan untuk Len Industri sebanyak Rp649,23 miliar, dan Varuna Tirta Prakasya sebanyak Rp24,13 miliar yang masing-masing akan digunakan untuk penguatan struktur permodalan.

