Airlangga: Media Berperan Wujudkan Optimisme Kestabilan Sosial
Sementara itu APBN secara keseluruhan diarahkan untuk menjadi shock absorber. Pemerintah juga terus mengedepankan dan menjaga daya beli masyarakat karena sebagian besar ekonomi Indonesia juga bergantung kepada konsumsi masyarakat.
Kemudian di sisi eksternal, Indonesia memiliki modal yang baik dengan ketahanan yang terjaga akibat neraca perdagangan yang surplus selama 26 bulan berturut-turut. Ekspor Indonesia mencatatkan capaian positif sebagai peringkat ke-6 negara dengan pertumbuhan ekspor tertinggi yang mendekati 40 persen.
“IHSG juga kembali ke level sebelum pandemi. Utang Pemerintah masih di bawah 40 persen dan ekonomi di tahun 2022 secara year on year diperkirakan dalam kisaran 5,2 persen,” jelas Menko Airlangga




