Angka Produksi PT Pupuk Indondesia Lampaui RKAP Sebanyak 117 Persen
BUMNINC.COM | PT Pupuk Indonesia (Persero) sepanjang 2020, para produsen pupuk dibawah koordinasi Pupuk Indonesia telah memproduksi produk pupuk sebesar 12.254.676 ton.
Angka tersebut setara 117 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2020 yang sebesar 10.472.000 ton. Sekaligus menjadi rekor produksi tertinggi sepanjang sejarah industri pupuk di Indonesia.
Direktur Produksi Pupuk Indonesia, Bob Indiarto, mengatakan kinerja produksi dalam tiga tahun terakhir selalu meningkat dan terus mencetak angka produksi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Peningkatan volume produksi tersebut menurut Indiarto, salah satunya berkat pengoperasian pabrik baru Urea di Gresik yang mulai komersil sejak 2018. Serta adanya pabrik baru pupuk NPK di Palembang sejak 2020.
Sepanjang tahun 2020, kata Indiarto total produksi terdiri dari 7.983.042 ton Urea, 3.014.077 ton NPK, 451.972 ton SP-36, 795.930 ton ZA dan 9.655 ton ZK.
Selain itu, perusahaan juga berhasil memproduksi amoniak sebesar 6.012.997 ton, setara 121% dari target yang sebesar 4.960.000 ton. Produksi lainnya yakni asam sulfat dan asam fosfat masing-masing sebesar 853.112 ton dan 218.883 ton.
“Pertumbuhan produksi juga dialami produk non pupuk Perseroan, dimana mencapai 119 persen dari target menjadi 7.084.992 ton.” ujarnya melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

