AP II Tingkatkan Kapasitas Terminal Bandara Kualanamu Untuk Kenyamanan
Peningkatan kapasitas melalui ICA ini dilakukan dengan penataan ulang terminal domestik dan internasional melalui maksimalisasi dan optimalisasi aset yang ada untuk memastikan kenyamanan penumpang pesawat.
Di samping peningkatan kapasitas terminal, program ICA juga akan menyentuh desain ulang dari desain interior sehingga Bandara Kualanamu akan terlihat berbeda dan lebih baik dari sebelumnya.
Ia mengungkapkan, saat ini permintaan penerbangan internasional dari dan ke Bandara Kualanamu sudah cukup tinggi. Selain itu, program AP II menjadikan Bandara Kualanamu sebagai hub internasional direspons baik oleh maskapai.
Saat ini, Lion Air sudah menjadikan Bandara Kualanamu sebagai hub internasional untuk penerbangan umrah, di mana jemaah umrah dari kota-kota lain di Sumatera yang menggunakan Lion Air akan dipusatkan keberangkatannya di Bandara Kualanamu untuk menuju Jeddah.
Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi Achmad Rifai mengungkapkan melalui program ICA maka kapasitas Bandara Kualanamu dapat ditingkatkan dari sekitar 10 juta penumpang menjadi 15 juta penumpang pada 2024.
“Adapun area terminal domestik dan internasional akan lebih luas, sehingga total luas terminal menjadi 108.150 meter persegi dari saat ini 103.650 meter persegi,” ujar Achmad Rifai.
