BRI Micro & SME Index Catat Penurunan Kegiatan UMKM pada Kuartal IV 2020
“Aktivitas UMKM pada kuartal IV 2020 memang menurun, tetapi pelaku UMKM ini tetap optimistis menyambut kuartal I 2021,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (18/2/2021).
Sementara, Sunarso memaparkan penurunan kegiatan usaha UMKM seiring dengan penurunan PDB sebesar -0,42 persen dari kuartal III ke kuartal IV-2020.
Selain itu, penurunan tersebut disebabkan tiga faktor, yaitu dampak pengetatan aktivitas sosial dan mobilitas masyarakat, faktor musiman, dan cuaca yang mengganggu produksi UMKM.
Kebijakan PSBB ketat di akhir kuartal III 2020, yang diikuti pengurangan hari libur Natal dan Tahun Baru 2020 membuat banyak konsumen membatalkan rencana liburan dan belanja akhir tahunnya, yang selanjutnya menekan kinerja bisnis UMKM.
Sunarso memaparkan, komponen BMSI yang mencatat penurunan yang terbesar adalah volume produksi dan nilai penjualan.
Sehingga, volume persediaan barang input, barang jadi, serta penggunaan tenaga kerja juga lebih rendah dari kuartal sebelumnya.
Jika dilihat BMSI sektoral, hampir semua sektor mengalami penurunan, kecuali sektor industri pengolahan. Penurunan tertinggi terjadi pada sektor hotel dan restoran.
Di sisi lain, penurunan BMSI sektor pertanian berhubungan dengan awal musim tanam, sehingga produksi pertanian, khususnya tanaman bahan makan mengalami penurunan.

