BRIN Dukung Penguatan Ekosistem dan Industri Produk Halal
Melalui infrastruktur tersebut, BRIN menyediakan akses terbuka fasilitas c-GMP dan memberikan pelatihan dan pendampingan untuk usaha kecil menengah (UKM) pengolah makanan tradisional agar terjamin konsistensi mutu, keamanan, dan kehalalannya, dan memiliki daya saing di pasar global.
Kehadiran laboratorium tersebut juga ditujukan untuk mendukung perkembangan riset pangan halal di Indonesia dalam rangka memperkuat ekosistem dan industri produk halal di Tanah Air.
Sementara Pelaksana tugas (Plt) Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R Hendrian mengatakan Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia berdasarkan laporan The Royal Islamic Stretegic Studies Centre.
Dengan kondisi itu, Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar ekonomi syariah dan menjadi produsen produk halal dunia. Oleh karenanya, pengembangan riset dan inovasi produk halal merupakan langkah yang strategis.
Selain karena populasi Muslim yang besar, permintaan atas produk halal terus meningkat dan penggunaan produk halal saat ini telah menjadi gaya hidup sehingga memiliki potensi pasar produk halal yang besar
