BSI dan Kemenkeu Siap Dampingi Penerima KUR Syariah Agar Naik Kelas
Untuk BSI sendiri, program tersebut akan dilaksanakan di wilayah yang memiliki KUR terbanyak di tujuh wilayah diantaranya Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta
Saat ini BSI juga terus mendorong nasabah KUR Syariah agar naik kelas sehingga dari sisi akses permodalan nantinya akan mendapatkan modal yang lebih besar dan kapasitas pengembangan usahanya bisa meluas. Tercatat hingga November 2022, BSI telah menyalurkan pembiayaan KUR Syariah sebesar Rp 12,2 T dengan jumlah nasabah mencapai 112.000 orang.
Dari sisi dukungan BSI agar UMKM naik kelas juga terus dilakukan diantaranya BSI terus mendorong para pelaku usaha UMKM untuk meningkatkan kapabilitas bisnisnya. BSI mendorong melakukan berbagai terobosan untuk mendukung digitalisasi UMKM dan mencapai target realisasi penyaluran usaha UMKM.
BSI melakukan pengembangan platform per trade area, mengoptimalkan peran agregator dan reseller, perluasan pasar serta peningkatan SDM, bantuan dana untuk UMKM dengan payung PEN melalui program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), subsidi KUR serta Modal koperasi lewat LPDB, serta sinergi dengan berbagai kementerian dan BUMN yang memiliki UMKM binaan yang memiliki kualitas baik.
BSI juga telah meluncurkan aplikasi SALAM DIGITAL yang diperuntukkan untuk UMKM, di mana aplikasi tersebut bisa diakses oleh pelaku UMKM yang memiliki waktu terbatas sehingga tidak sempat untuk mengajukan ke Kantor Bank BSI.
Melalui aplikasi tersebut, pelaku UMKM bisa mengajukan pembiayaan secara online dan memilih lokasi kantor BSI terdekat.
BSI pun mendirikan UMKM Centre di beberapa kota serta pendampingan coaching wirausaha dengan para mentor usaha yang sudah mapan
