Ciptakan Ekonomi Sirkular, Semen Padang Kelola Sampah Berbasis Rakyat
Sementara itu, menurut Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Saiyo Sakato Kota Padang Abadi mengatakan program Nabuang Sarok tidak hanya membantu dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Menurut dia, KUB Saiyo Sakato secara rutin mengumpulkan sampah di Pantai Padang. Setiap bulannya, sekitar 500 kg sampah dikumpulkan yang mayoritas sampah plastik, batok kelapa, dan ranting pohon.
“Yang membuat saya tertarik, karena bank sampah kita di Nabuang Sarok dihitung poin. Bisa ditukar dengan alat tangkap atau peralatan rumah tangga. Jadi, selain lingkungan jadi bersih, juga ada tambahan penghasilan,” ujarnya. Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan berkolaborasi dengan Semen Padang dalam mengatasi masalah sampah laut yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Program Pengelolaan Sampah di Wilayah Laut dan Pesisir Kota Padang Melalui Aplikasi Nabuang Sarok di Kota Batam, Kepri, Rabu (10/5/2023).
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama Semen Padang Asri Mukhtar dan Direktur Jenderal PRL Victor Gustaaf Manoppo yang disaksikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Kepulauan Riau Anshar Ahmad, dan Direktur Utama SIG Donny Arsal.

