Di Pembukaan MUFFEST+2022, IFC Komitmen Jadikan Indonesia Kiblat Muslim Fashion Dunia
Selain itu, untuk memuluskan rencana tersebut, pelaku usaha muslim fashion dan masyarakat harus memiliki kesadaran mengenai sustainable fashion atau fashion berkelanjutan. Kesadaran itu merupakan satu langkah supaya industri muslim fashion di Indonesia mendunia.
“Sustainable fashion atau fashion berkelanjutan tidak hanya produk, tapi menajemen bisnis, ekonomi di industri fashion bisa sustainable melalui proses yang benar dan ikuti kemajuan industri fashion dunia,” ujar Ali.
Muffest+ 2022 yang digelar sejak 21-24 April 2022, akan menampilkan lebih dari 100 desainer.
Selain itu, ada trade-expo dengan partisipasi lebih dari 200 peserta/jenama fesyen muslim, dan dilengkapi dengan seminar trend, talkshow, dan kegiatan lainnya. Tahun ini, MUFFEST+ menargetkan 40.000 pengunjung dan nilai transaksi mencapai Rp 35 Miliar.
Keseluruhan koleksi yang ditampilkan dalam MUFFEST+ 2022 meliputi ragam gaya busana muslim mulai dari konvensional, kontemporer, hingga syar’i, antara lain karya dari Hannie Hananto, Lisa Fitria, Vivi Zubedi, Deden Siswanto, Sofie, Defrico Audy, Wignyo, Rosie Rahmadi, Monika Jufry, Anggia Handmade, Irmasari Joedawinata, Syukriah Rusydi, Sulika, Nina Nugroho, Opie Ovie, Batik Chic, Benang Djarum Couture, Jenna Kaia, Lace by Artkea, kami., Setara by Irish Bella & Ammar Zoni, dan Dear Dein X Atas Bawah by Dinda Hauw & Rey Mbayang.
MUFFEST+ 2022 menggandeng 8 spoken person dari kalangan desainer maupun selebriti yang berkiprah di industri fesyen muslim, yaitu Dewi Sandra, Dian Pelangi, Dinda Hauw, Irish Bella, Ria Miranda, Itang Yunasz, Khanaan, dan Nycta Gina. Koleksi produk para spoken person tersebut ditampilkan dalam fashion show dan dapat ditemukan di trade-expo.
