Dirampungkan Hutama Karya Tahun Lalu, Proyek DDT Hingga Kini Belum Dioperasikan
Diketahui, proyek ini dimulai sejak 2015 lalu, perseroan melakukan joint operation dengan PT Modern Surya Jaya (MSJ) dan PT Mitra Engineering Grup (MEG) selaku perusahaan swasta spesialis pekerjaan rel kereta. Porsi Hutama Karya pada proyek ini adalah 41 persen.
Proyek senilai Rp1 triliun tersebut memiliki dua jalur pekerjaaan yaitu Commuter Line (St. Manggarai- St. Jatinegara) dengan panjang rel sekitar 1,44 km yang sudah dilakukan uji coba sebelumnya pada pertengahan 2020 lalu.
Sementara, Hutama Karya ambil bagian dalam proyek ini pada pengerjaan Erection Box dengan menggunakan Launcher Gantry melalui metode Span By Span, Pengerjaan Erection Cast in Situ dan Pengerjaan Erection by Shoring dan menyerap sebanyak 150 tenaga kerja.[]
