Direktur PT NBO Jelaskan 5 Prioritas Pengembangan Kepemimpinan untuk 2022
Ketiga adalah productivity and leadership development. Susanna menyatakan, pandemi mengubah irama kerja dan produktivitas. Oleh karena itu, produktivitas harus ditingkatkan.
“Bahkan banyak perusahaan sekarang melakukan yang disebut hybrid working arrangement, dan kita butuh dua komponen terbesar itu yaitu meningkatkan productivity di 55 persen dan leadership development di 50 persen,” ujarnya.
Terkait leadership development, Susanna menyatakan ada beberapa skill yang harus dimiliki.
“Pertama, resilience and adaptability 23 %, creativity and innovation 20 %, communication 16 %, digital literacy and fluency 12 %, cross functional collaboration 11 %,” ujarnya.
Prioritas keempat adalah speed of technology change and minshet. Saat ini banyak perusahaan yang melakukan perubahan, tapi ternyata hal itu tidak mudah karena teknologi berubah sangat cepat. Oleh karena itu dibutuhkan kesigapan untuk menghadapi perubahan yang sangat cepat itu.
“Nah untuk melengkapi digital transformation dibutuhkan kompetensi dan kapabilitas,” ujar Susanna.
“Prioritas kelima adalah culture and communication. Beberapa waktu lalu banyak perusahaan yang ingin mengubah kultur perusahaan tapi setelah di survey culture and communication itu penting. Pandemi kan mengubah perusahaan, nah karana itu kita harus mengehaui apakah kultur perusahaan masih relevan dipertahankan atau tidak,” pungkasnya.
