Dirut Pelindo II Ungkap Kolaborasi Pelabuhan Patimban dan Tanjung Priok
BUMNINC.COM I Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meresmikan pengoperasian perdana Pelabuhan Internasional Patimban di Subang, Jawa Barat, Minggu lalu (20/12). Jokowi mengatakan, Pelabuhan Internasional Patimban tahap pertama tersebut merupakan salah satu proyek strategis nasional yang berhasil diselesaikan di tengah pandemi Covid-19.
Jokowi mengharapkan, keberadaan pelabuhan baru tersebut bisa berkolaborasi dengan pelabuhan Tanjung Priok.
Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono mengatakan akan terjadi sinergi antara Pelabuhan Tanjung Priok dan Patimban dalam rangka melihat kebutuhan di 10-30 tahun mendatang. Saat ini utilisasi Pelabuhan Tanjung Priok sudah mencapai 70% kapasitas sehingga butuh adanya penambahan kapasitas.
“Seperti yang disampaikan Pak Menhub (Budi Karya), Pak Menko (Luhut Pandjaitan) ada upaya kolaborasi dengan Patimban, kita bicara 10-30 tahun mendatang,” katanya, Selasa (30/12/20).
Makanya dari Pelindo II juga akan terus melanjutkan dua proyek utama di terminal Kali Baru dan New Priok East Access (NPEA). Arif menjelaskan pengembangan terminal baru di Tanjung Priok dibutuhkan sebagai antisipasi kebutuhan yang saat ini terbatas. Selain itu untuk meningkatkan ketahanan energi nasional dan kemudahan aksesibilitas logistik produk BBM.
Dia melihat pembangunan Patimban dibutuhkan untuk menciptakan biaya logistik yang lebih efisien di wilayah greater Jakarta.
“Tanjung Priok ini ada titik ultimate-nya melihat kebutuhannya. Kalau Tanjung Priok bisa reklamasi tapi infrastruktur pendukung yaitu infrastruktur kota ada batasnya, jadi penting sekali membangun Patimban,” tambahnya.




