Edukasi Petani, Perhutani Jombang Tanam Pohon Kelor
Sementara, Ima salah satu pegiat tanaman kelor di wilayah Perhutani mengatakan, dalam program tersebut ingin menata regulasi dan kerjasama yang baik dengan pihak Perhutani agar saling membawa kebermanfaatan.
“Kita tata regulasi dan kerjamasa dengan Perum Perhutani, kita edukasi petani bagaimana bertanam organik kemudian kita fasilitasi penjualan daun dan olahan kelornya, “ujarnya.
Menurut Ima, sesuai tagline “Petani mandiri, hutan lestari, panen berkali kali”. Melalui program tersebut juga sebagai langkah pemberdayaan masyarakat dan petani sekitar untuk mendapatkan penghasilan.
“Banyak petani dan masyarakat yang bisa diberdayakan dari program ini terutama di bagian pritil atau lorot daun kelor. Rata rata perhari bisa menghasilkan Rp 30 ribu setelah di panen dan di pritili daunnya,”pungkasnya.
Selain sebagai upaya penghijauan, pohon kelor dapat menjadi sumber penghasilan Perhutani dan masyarakat sekitar dengan memanfaatkan hasil daun kelor yang dapat diolah.[]
