Ekspansi Wilayah, Anak Usaha Pelindo Target Lampaui Kinerja Tahun Lalu
Selain itu, perseroan juga memiliki kewenangan pelimpahan sendiri sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang juga beroperasi di wilayah lain, diantaranya Pelabuhan Patimban (Subang), Tersus FSRU Jawa Satu, Tersus FSRU Jawa Barat (Kepulauan Seribu), Tersus Cemindo Gemilang (Bayah-Banten), Tersus dan TUKS Kanci (Cirebon), STS Nipa (Batam), STS Ambang luar Sungai Musi, Tersus Petrochina (Jabung), Meulaboh (Aceh), serta Pelabuhan Weda (Kepulauan Halmahera).
“Dengan bergabungnya Pelindo seluruh Indonesia sejak 2021, hal ini juga semakin membuka peluang operasional di luar wilayah regional 2,” ujar Andisyah.
Dalam kesempatan sama, Vice President Keuangan IPCM Angga Iriano mengatakan kinerja yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif sangat berperan terhadap kinerja fundamental perseroan.
“Pada semester I tahun 2023, IPCM mampu membukukan laba komprehensif sebesar Rp84 miliar atau naik 29,72 persen year on year (yoy) dari Rp65 miliar pada periode yang sama tahun 2022,” ujar Angga.
Sebagai emiten penyedia jasa pemanduan dan penundaan kapal, Corporate Secretary IPCM Eddy Haristiani menyebut perseroan terus memperkuat dan akan memperluas bisnis ke depannya.
“Kami optimis menjadi perusahaan yang andal dan terpercaya di Indonesia dengan didukung sarana bantu dan prasarana pemanduan yang memadai dan memenuhi persyaratan standar dan sertifikasi sesuai dengan ketentuan regulasi,” ujar Eddy.
Dalam kegiatan operasionalnya, perseroan telah memenuhi persyaratan standar dan sertifikasi sesuai dengan ketentuan regulasi, sebagaimana diatur pada peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 57 Tahun 2015.
