Erick Thohir: BUMN-Swasta Punya Fungsi Sama Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Oleh karena itu, kata Erick, untuk mendorong sinergi BUMN dan sektor swasta yang lebih signifikan diperlukan juga blueprint (cetak biru) yang nantinya diusulkan kepada pemerintah.
“Saya rasa dorongan kami bersinergi dengan private sector itu luar biasa tinggal bagaimana kita membuat blueprint sama-sama, yang kita mem-propose ke pemerintah,” ujar Erick.
Sementara itu, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa penyelenggaraan Forum Sinergi BUMN-Swasta tersebut menekankan pada empat sektor, yakni infrastruktur, transisi energi, kesehatan, dan perbankan.
“Sektor infrastruktur terkait dengan IKN (Ibu Kota Negara Nusantara), kedua terkait dengan transisi energi bagaimana kami membangun ekosistem EV (electric vehicle) baterai, ekosistem motor dan mobil listrik. Kemudian kesehatan, kemudian juga dari sisi perbankan.
Nantinya, kata dia, empat sektor tersebut akan dipetakan, di mana peran BUMN dan juga peran swasta.
“Jadi, kami lihat lima tahun ke depan kira-kira di mana ruang itu bisa dipetakan sebagai contoh untuk transisi energi ini banyak peluang untuk pembangkit tenaga solar, tenaga matahari. Itu nanti bagaimana peran PLN, apa peran swasta, dan model bisnisnya apa yang saling menguntungkan nanti akan kami petakan supaya di setiap sektor itu ada peluang dari BUMN yang dikirim untuk swasta dan kemudian berkolaborasi,” tuturnya.
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan forum yang mengangkat tema Kolaborasi untuk Pembangunan Inklusif itu diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pihak dan bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi yang solid.
“Dengan adanya hubungan yang saling berkesinambungan dan inklusif antara pemerintah, BUMN, dan swasta tentu akan berkontribusi dengan signifikan dalam peningkatan taraf ekonomi dan aktivitas ekonomi bangsa,” kata Arsjad.
