Fokus JTTS, Hutama Karya Tidak Ikut Lelang Proyek Tol Gilimanuk
BUMNINC.COM | SEVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero) Muhammad Fauzan mengatakan bahwa pihaknya akan fokus membangun jalan tol Trans-Sumatra (JTTS).
Untuk itu, perseroan menyatakan tidak akan mengikuti lelang proyek jalan tol Gilimanuk—Mengwi.
“Hutama Karya tidak terkait ruas tol tersebut. Hutama Karya [akan fokus] di Sumatra,” katanya dikutip Bisnis, Sabtu (6/3/2021).
Hingga akhir 2020, Hutama Karya baru menyelesaikan 44,37 persen dari total proyek atau sekitar 513 kilometer. Dengan kata lain, perseroan masih harus membangun 643 kilometer jalan tol untuk mencapai target pembangunan JTTS sepanjang 1.156 kilometer.
Ruas-ruas tol yang telah dioperasikan Hutama Karya adalah ruas Bakauheni—Terbanggi Besar (141 kilometer), Terbanggi Besar—Pematang Panggang—Kayu Agung (189 kilometer), Palembang—Indralaya (22 kilometer) Medan—Binjai Seksi 2 dan 3 (15 kilometer), Pekanbaru—Dumai (132 kilometer), dan Indrapuri—Blang Bintang (14 kilometer).
Sebelumnya, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dikabarkan terancam mandek. Lantaran, terdapat defisit Penyertaan Modal Negara (PMN) yang belum dipenuhi sebesar Rp 60 triliun kepada Hutama Karya (HK) selaku kontraktor.
Akibatnya, Hutama Karya harus mencari alternatif pendanaan lain. Deputi Investasi & Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto mengatakan alternatif pembiayaan itu telah disiapkan.
Alternatif pembiayaan yang sedang disiapkan bekerjasama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
