Inalum Split-off dari MIND ID, Pakar: Berdampak Positif Bagi Manajemen Investasi Kedua Belah Pihak
BUMNINC.COM I Pakar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Universitas Indonesia Toto Pranoto mengatakan, pemisahan atau split-off PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum Operating dari Holding Industri Pertambangan alias Mining Industry Indonesia (MIND ID), berdampak positif bagi manajemen investasi kedua belah pihak.
Pemisahan itu juga akan meningkatkan kerja antara MIND ID, sebagai induk usaha dan Inalum Operating sebagai anak usaha.
Dengan demikian, rencana pendanaan Inalum Operating untuk sejumlah proyek strategis milik pemerintah dapat dijamin lewat manajemen investasi yang dilakukan MIND ID, sebagai induk usaha tambang nasional.
“MIND ID dapat merealokasi sebagian keuntungan perusahaan tambang lainnya untuk membantu investasi Inalum sebagian,” kata Toto, Minggu.
Belum lagi, laporan keuangan perusahaan tambang pelat merah seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam, PT Timah Tbk. (TINS), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) dan PT Freeport Indonesia (PTFI) relatif positif di tengah momentum siklus komoditas dua tahun terakhir.
“Sebenarnya dikerjakan juga di beberapa holding lain, misalnya Holding Pupuk, di mana anak perusahaan yang membutuhkan dia bisa meminjam kas yang ada di induknya untuk kebutuhan investasi,” tuturnya.
