Indonesia Tampilkan Diplomasi Hijau Dalam Isu Transisi Energi di G20
BUMNINC.COM I Pemerintah Indonesia akan menampilkan diplomasi hijau berdasarkan semangat kemitraan yang setara dan saling menguntungkan dalam isu transisi energi pada forum Group of Twenty (G20).
“Kami menampilkan postur diplomasi hijau yang proaktif, percaya diri, dan mengedepankan aksi nyata,” kata Direktur Pembangunan, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri Hari Prabowo dalam sebuah diskusi daring yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Hari menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia akan menjadi jembatan penghubung antara negara maju dan negara berkembang dengan mengedepankan aspek transisi energi yang inklusif.
Selain itu, pemerintah juga mendorong kemitraan global yang konkret mengacu kepada semangat kesetaraan untuk pemulihan ekonomi yang lebih kuat.
“Kami fokus kepada hasil akhir nyata untuk penuhi target transisi energi menuju net zero emission tahun 2060 atau lebih cepat lagi,” jelas Hari.
Dalam G20, posisi dasar Indonesia pada topik transisi energi adalah ingin menjadi bagian dari solusi dan kemajuan dunia di sektor energi.
Hari menggarisbawahi setiap negara memiliki tantangan, karakter, dan peluangnya masing-masing, sehingga Indonesia menghindari pendekatan yang sifatnya one-size fits all dan kebijakan yang terlalu preskriptif yang umumnya diusung oleh negara-negara maju.
