Istirahat Jika Letih Saat Mudik, 80 Persen Kecelakaan Lalu Lintas Akibat Kelelahan
Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudik menggunakan motor dengan jarak lebih dari tiga jam. Para steakholder hendaknya diminta memberikan pemahaman keselamatan, imbauan ke Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) dan Dinas Perhubungan (Dishub) agar memasang banner di tempat-tempat rawan kecelakaan.
“Meminta bantuan Dishub dan BPTD untuk memasang himbauan berupa bener di semua jembatan timbang agar jika lelah beristirahatlah, jika anda berpuasa lebih sering untuk beristirahat, sebaiknya melakukan perjalanan setelah anda berbuka puasa, menyiapkan motornya agar laik untuk perjalanan, melakukan pengecekan tekanan dan kondisi ban, dan jika menggunakan google map agar diyakinkan rute tersebut tidak ekstrem,” terang dia.
Selain itu, mengimbau kepada kepada masyarakat yang ingin mudik agar beristirahat sebelum melakukan perjalanan jauh, menyiapkan kendaraan laik jalan jauh, mengecek tekanan angin dan kondisi ban.
Selain itu, mengisi bahan bakar dan lakukan pengisian ulang ketika pom bensin tidak ramai mengantre untuk menghindarkan kelelahan akibat mengantri BBM.
Selain itu, meminta BPTD dan Dishub agar memberikan tanda atau peringatan bahaya untuk di setiap daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Agar dapat menyiapkan personel dan peralatan di daerah rawan kecelakaan.
“Berkoordinasi dengan operator Jalan Tol dan pengelola rest area agar melakukan managemen lalu lintas di kawasan rest area untuk menghindari kepadatan (crowded) dan agar semua instansi pemerintah untuk tidak melakukan intervensi,” ujar Djoko.

