Jakarta Timur Raih Penghargaan MURI Kategori Bazar Terbesar
Sementara itu, Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur Derliana Melinda Sagala menjelaskan, raihan rekor MURI itu didasari dengan bazar terbanyak.
Yakni dengan 1.950 pelaku UMKM tersebar di 64 titik di Kecamatan Cakung, Ciracas, Pulogadung, Matraman, Jatinegara, Makasar, Cipayung, Duren Sawit, Pasar Rebo, Kramat Jati dan Tingkat Kota di Kantor Walikota Jakarta Timur.
Para pelaku UKM memasarkan berbagai produk, mulai dari kuliner hingga fesyen dengan metode pembayaran “quick respone code indonesian standard” (QRIS) untuk memudahkan pembayaran juga pendataan pemasukan bagi pelaku UMKM.
“Melalui penggunaan pembayaran non tunai (cashless) dengan QRIS, maka diharapkan penggunaan QRIS ini tidak hanya tersosialisasi dengan baik tapi juga terlaksana, bisa berguna di saat kondisi sekarang,” katanya.
Pihaknya juga menyediakan hadiah buat pedagang yang memang mendapatkan pembayaran dengan QRIS yang terbanyak dan juga kepada konsumen yang belanja menggunakan QRIS terbanyak.
Dalam pembukaan bazar serentak dimeriahkan peragaan busana, hasil binaan JakPreneur PKK, pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk pelaku UMKM binaan JakPreneur, hingga hiburan.
Pihaknya belum merinci berapa transaksi yang diperoleh untuk penyenggaraan bazar pada hari pertama (22/6).
