Jamkrindo Serentak Tanam Pohon Penghijauan di Garut dan Tuban
Secara simbolis, Helmi bersama Kepala Bagian Tangung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Jamkrindo, Nenden Kania Puji Asri, menanam pohon kawung atau aren.
Sementara Camat Cibatu Sardiman Tanjung, Danramil Cibatu Kapten Inf. Ade Armi, Pendiri Salarea Foundation Dadan M Ramdan, serta Kepala Desa Cibatu Dadang Ori, masing masing menanam pohon kihujan (trembesi), mahoni, mindi dan jabon.
Tiga titik sekaligus menjadi target penghijauan di Garut, yakni lahan kritis di area Mangkubumi, Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu, sekitar daerah aliran sungai (DAS) Desa Sukawening, Kecamatan Sukawening, yang beberapa waktu lalu terdampak banjir bandang. Sementara satu titik penanaman lainnya berada di lahan kosong di Desa Pasir Waru, Kecamatan Limbangan.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman secara simbolis, bersama Kepala Bagian Tangung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Jamkrindo, Nenden Kania Puji Asri, menanam pohon kawung atau aren. Foto: Jamkrindo.
Direktur Utama PT Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan menuturkan, pemilihan lokasi untuk sasaran penanaman pohon penghijauan dalam momentum peringatan Hari Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia, di Garut sebagai upaya dari perusahaaan untuk ikut berpartisipasi dalam memperbaiki kondisi lingkungan di wilayah setempat.
Diketahui di beberapa daerah Garut terdapat area lahan kosong dan lahan kritis seperti di Kecamatan Cibatu, dan banyak daerah aliran sungai yang rawan longsor juga banjir akibat alih fungsi lahan di wilayah hulu. Tak pelak, warga yang tinggal di sekitar bantaran kali terdampak bencana banjir. Di sisi lai, wilayah Garut juga kerap di landa kekeringan dan krisis air bersih di musim kemarau.
“Aspek lingkungan ini merupakan prioritas dari program Tangung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Jamkrindo sebagai Badan Usaha Milik Negara. Kami berharap agar pohon yang ditanaman ini dijaga dan dipelihara agar bisa tumbuh supaya menambah jumlah tutupan pohon yang ada di wilayah Garut,” katanya di kesempatan terpisah, Senin (10/1/2022).
