Jangan Lapor BNN Dulu, Ini Cerita Budi Waseso Pilih Nama Kopi Ganja
BUMNINC.COM | Mendengar kata kopi ganja barangkali kita akan banyak bertanya-tanya. Bisa diminum? tidak beracun? Atau pertanyaan yang paling mungkin, gak digerebek BNN nih?
Eitss! tenang dulu. Ini kopi asli, dari biji kopi betulan dan bahkan tidak unsur campuran ganjanya dijamin. Sebab, nama kopi ini punya sejarahnya sendiri, yang paling unik, pencetusnya mantan kepala BNN! Begini ceritanya.
Kala itu, Budi Waseso, pencetus produk kopi ganja ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2018 yang menemukan ladang ganja yang luas dan subur di Aceh.
“Begitu berhadapan dengan petani ganja di Aceh saya nyerah. Karena tidak mungkin saya perlakukan petani dengan bandar karena urusannya soal perut,” ungkap dia, dikutip dari Detik Food, Kamis (4/2/2021).
Buwas berupaya agar para petani tak lagi menamam ganja. Bahkan, ia sampai terbang ke Kolombia dan menemukan solusi para petani ganja dengan menanam kopi. Pasalnya, kondisi tanah dan udara di Aceh merupakan yang terbaik. Karena itu bila ditanami kopi akan menghasilkan kopi yang berkualitas.
“Akhirnya saya belajar ke Kolombia. Di situ saya mendapatkan bagaimana menangani narkotik. Ganja Aceh itu ternyata nomor satu di Indonesia. Saya pelajari kenapa, ternyata tanah, udara itu yang paling baik. Akhirnya program di Aceh dibantu teman BNN, saya berhasil melaksanakan alternatif dengan tanaman kopi,” jelasnya.
Dia menyulap tanaman ganja ilegal yang terkenal berada di perkebunan Aceh menjadi pohon kopi karena kesukaannya terhadap kopi.
Kamu pecinta kopi yang penasaran dengan rasa dan nuansa kopi ganja ini, sudah ada dua gerai kopi yang tersedia di Indonesia. Kedai bernama “Kopi Jenderal” yang ada di Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta dan Martadinata, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung.
Pengelola kedai ini PT Multi Alam Nusantara, pengelola Kedai Jenderal Kopi Nusantara Buwas, Ir Yogo Wasono.
