Jokowi: Jika Keterampilan Kita Tak Diperbaiki Setiap Hari, Hilang Kita
Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat lima jenis pelatihan yang diminati peserta selama bergulirnya program Kartu Prakerja. Yakni pemasaran daring, food and beverages, teknologi informasi, perkantoran, dan kewirausahaan.
Kepala Negara meminta para peserta program untuk benar-benar memanfaatkan peluang pelatihan yang ada dengan baik. Apalagi dengan kemudahan pembelajaran daring yang ditawarkan Kartu Prakerja, diharapkan proses pelatihan para peserta dapat berlangsung dengan cepat di manapun mereka berada.
“Saya memulai usaha dulu dari nol juga mulai dari ikut pelatihan. Dulu seminggu tapi. Kalau ini kan sekarang zaman digital seperti ini bapak/ibu bisa belajar online. Itu akan lebih mempercepat,” tutur Presiden.
Untuk diketahui, pelaksanaan program Kartu Prakerja pada tahun 2020 lalu berhasil menjangkau 5,6 juta penerima dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Program tersebut digulirkan pemerintah untuk meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, dan daya saing. Dalam pelaksanaannya tahun ini, program Kartu Prakerja juga akan diarahkan untuk mendorong kewirausahaan para penerima.
Hadir secara terbatas di Istana Negara antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta sejumlah penerima Kartu Prakerja Tahun 2021 dan para penerima program di tahun sebelumnya.[]
