Kadin Dorong Program Vokasi untuk Kebangkitan Ekonomi
“Ada beberapa model pendidikan dan pelatihan vokasi yang bisa diterapkan. Dan melihat kebutuhan yang ada saat ini, KADIN Indonesia mengusulkan untuk memprioritaskan skema vokasi dengan model ganda yang mengedepankan kolaborasi antara dunia usaha dengan dunia pendidikan atau pelatihan,” kata Rosan.
Menurutnya, sistem pendidikan dan pelatihan vokasi harus dibangun dengan memperhatikan seluruh elemen yang ada. Keterlibatan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) didalamnya pun menjadi hal yang penting, oleh karena itu sektor swasta perlu untuk mempersiapkan diri sehingga mampu menjadi mitra pemerintah dalam hal pengembangan SDM Indonesia. “Keterlibatan industri dalam pengembangan SDM akan mempercepat penyiapan SDM yang unggul dan juga mengurangi mis-match yang selama ini terjadi,” kata dia.
Untuk mempersiapkan DUDI itulah, terang Rosan, atas inisiatif dari pelaku usaha di Indonesia, dalam hal ini KADIN Indonesia yang didukung oleh IHK Trier (KADIN Trier – Jerman), menerbitkan Buku Panduan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi didalam Perusahaan berdasarkan pengalaman khususnya di Jerman dan negara lainnya yang telah sukses menjalankan vokasi. Pola yang diadopsi dalam buku panduan tersebut bahkan diterapkan di negara-negara lain seperti Malaysia, dan Singapura dikarenakan mampu menjamin daya saing global dan masa depan generasi muda.
