Kadin Sebut Percepatan PSN Dorong Pemerataan Ekonomi RI
Tak hanya pembangunan infrastruktur, menurutnya, aspek SDM juga merupakan aspek yang cukup krusial serta tengah menjadi program yang diprioritaskan oleh Kadin saat ini.
“Kalau kita lihat memang ini menjadi program prioritas kami, juga bagaimana kita bisa mengembangkan talenta-talenta dengan menyediakan pelatihan dan pendidikan. Karena pada akhirnya, proyek PSN ini juga membutuhkan tenaga tenaga capable,” ujarnya.
Di tengah kondisi perekonomian global saat ini yang mana dipenuhi peningkatan inflasi negara lain dan tekanan pada sektor perbankan, Shinta menilai masih banyak tantangan yang harus dihadapi Indonesia ke depannya.
Ia memproyeksikan adanya penurunan aktivitas ekonomi global di sisa tahun ini dibandingkan tahun 2022 sebelumnya.
Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku usaha menjadi kunci strategi untuk bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Melalui peran Kadin sebagai wadah bagi para pelaku usaha untuk berkomunikasi dengan pemerintah, Shinta berharap kerja sama antarkedua belah pihak semakin erat, khususnya dalam proyek penyelesaian PSN tersebut.
“Melalui advokasi yang kuat, Kadin dapat melakukan pemenuhan kebutuhan dan aspirasi melalui juga kegiatan proyek strategis nasional. Jadi, kita selalu mengedepankan yang namanya public-private partnership, karena kami percaya pemerintah juga tidak bisa berdiri sendiri. Dunia usaha juga tidak bisa sendiri, kita harus bersama-sama berkolaborasi,” pungkasnya.
