KAI Salurkan Dana CSR Rp100 juta Untuk Pengembangan Bank Sampah di Bandung
Tujuannya untuk mengoptimalkan peran masyarakat terutama kaum perempuan dalam pengelolaan sampah, seperti memilah sampah organik dan non organik, sehingga pengolahan sampah dengan maggot dapat segera diproses. Kegiatan ini juga sebagai upaya mendukung SDGs tentang kesetaraan gender.
Di tahun 2021, KAI akan mengelola sampah Stasiun Bandung sebagai pilot project menggunakan BSF untuk sampah organik. Sedangkan sampah non organik yang bukan bahan berbahaya dan beracun (B3) akan diolah menjadi kreasi yang memiliki nilai ekonomis seperti dompet, vas bunga, media tanam aquaponik, lukisan, dan lainnya.
Sementara itu, tahun ini KAI telah menyalurkan dana Rp27.009.422.062 untuk program CSR. Program CSR tersebut disalurkan dalam bentuk Bina Lingkungan, Program Kemitraan, dan Community Relations.
Dalam pelaksanaannya, CSR KAI telah mengacu ke ISO 26000 yang merupakan sebuah panduan agar penerapan CSR sudah sesuai dengan standar internasional.[]
