Kemendikbudristek: Kurikulum Merdeka Kian Diminati Satuan Pendidikan
BUMNINC.COM I Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan implementasi Kurikulum Merdeka saat ini kian diminati oleh satuan pendidikan di Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbudristek Aswin Wihdiyanto mengatakan ada 306.995 satuan pendidikan di semua jenjang pendidikan sudah mendaftar dan siap menjalankan Kurikulum Merdeka.
“Kurikulum Merdeka ini merupakan salah satu upaya dari Kemendikbudristek dalam melakukan proses penyelesaian dari krisis pembelajaran yang sudah terjadi selama ini,” kata Aswin di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan Kurikulum Merdeka hadir dengan metode pembelajaran yang lebih fleksibel, fokus terhadap materi esensial, dan fokus terhadap pengembangan karakter, serta kompetensi belajar.
Aswin menjelaskan Kurikulum Merdeka diluncurkan sebagai salah satu elemen penting untuk mendorong perbaikan pembelajaran bersama platform Merdeka Mengajar dalam Merdeka Belajar episode ke-15 pada 15 Februari 2023.
Kurikulum Merdeka ini diawali oleh sekolah penggerak dan SMK Pusat Keunggulan. Pada Tahun Ajaran 2021/2022 tercatat ada 2.491 sekolah penggerak dan 901 SMK Pusat Keunggulan yang mengimplementasikan kurikulum tersebut.
