Kemenkopolhukam: Keselamatan Maritim Nasional Jadi Perhatian Besar
BUMNINC.COM I Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan melalui Staf Ahli Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman, Laksamana Muda TNI Abdul Rivai Ras menegaskan keselamatan maritim nasional menjadi perhatian besar.
“Kami telah memantau dan menilai kinerja PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai Recognized Organization (RO) dalam mematuhi standar internasional. Hal ini termasuk pemantauan kapal-kapal high risk yang dapat mengancam keselamatan maritim nasional, guna memberi rekomendasi kepada presiden RI melalui Menkopolhukam,” ujar Rivai dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dalam kunjungan Rivai ke PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) untuk optimalisasi peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang kemaritiman itu, ia menjelaskan Indonesia saat ini telah sukses mempertahankan status daftar putih atau whitelist Tokyo MoU 2022. Hal ini merujuk laporan tahunan (annual report) yang dirilis Tokyo MoU pada Mei 2023.
Menurut Rivai, Indonesia sukses mempertahankan status whitelist selama tiga tahun berturut-turut yakni tahun 2020, 2021, dan 2022. Status whitelist Tokyo MoU merupakan pengakuan atas kepatuhan kapal-kapal Indonesia terhadap aturan dan konvensi IMO di pelabuhan-pelabuhan negara anggota Tokyo MoU.
Direktur Operasional PT BKI R Benny Susanto yang menerima kunjungan tersebut, menyatakan siap menjalankan rekomendasi yang diberikan Stafsus Menkopolhukam.
Menurut Benny, keamanan pelayaran nasional maupun internasional ke depannya harus lebih baik lagi, khususnya bagi kapal-kapal niaga berbendera Indonesia dimanapun berada.
