KemenPPPA sebut orang tua seharusnya jadi tempat aman bagi anak
Dikatakannya, kejadian itu memiliki dampak trauma mendalam bagi anak seperti munculnya perasaan malu/menyalahkan diri sendiri, cemas atau depresi, kehilangan minat untuk bersekolah, stres pasca-trauma seperti terus-menerus memikirkan peristiwa traumatis yang dialaminya, dan dapat pula tumbuh sebagai anak yang mengisolasi diri sendiri dari lingkungan di sekitarnya.
Nahar menambahkan untuk kasus anak yang diikat di pohon pisang di Boyolali, saat ini korban telah berada di tempat yang aman dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Boyolali akan memastikan pendampingan dan pemulihan bagi anak korban.
Sementara untuk kasus ibu setrika anak di Kabupaten Bungo, Jambi, Tim SAPA 129 KemenPPPA akan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Jambi untuk perkembangan kasus, khususnya penanganan luka fisik yang diderita korban dan memantau proses hukumnya.
