Kepala Perpusnas: Literasi Berperan Ciptakan Tenaga Kerja Terampil
“Di era revolusi industri 4.0, masyarakat dituntut untuk tidak hanya menguasai literasi lama (membaca, menulis dan matematika), tetapi juga memiliki literasi baru atau yang disebut literasi inklusi sosial, yang mencakup literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia,” kata Huda
Dengan sumber daya yang ada (kondisi perpustakaan saat ini), dan keterbatasan anggaran, Komisi X DPR selalu memberikan dorongan terhadap Perpusnas untuk menyusun program-program terobosan yang menjadi pemimpin dalam peningkatan literasi.
“Komisi X DPR mengimbau semua pihak untuk mendukung program literasi, mengingat program ini berkaitan dengan perubahan perilaku membaca. Dengan kata lain, literasi ini merupakan program yang membutuhkan kolaborasi dan sikap gotong-royong dari semua pihak, seperti pemda, komunitas literasi, dan masyarakat,” kata Huda.
