Kinerja Positif PT Pupuk Indonesia Dalam Setahun Terakhir
Jakarta, 03/11 (ANTARA) – PT Pupuk Indonesia (Persero) membukukan kinerja konsolidasi yang positif di sepanjang akhir 2019, mulai dari pertumbuhan jumlah produksi dan penjualan, hingga pada peningkatan pendapatan perseroan sampai dengan kuartal III 2020.
Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan sampai dengan kuartal III 2020, perseroan telah berhasil memproduksi pupuk dalam bentuk produk sebesar 9.416.703 ton, atau setara 116,2 persen dari rencana periodesasi yang sama di angka 8.104.744 ton.
Sementara produksi amoniak sebesar 5.347.154-ton atau berkisar 114,6 persen dari rencana pada periodesasi yang sama di kisaran 4.664.293 ton.
“Pencapaian produksi pupuk lebih tinggi dari rencana. Ini dikarenakan pabrik Kami dapat beroperasi secara optimal dengan rate yang cukup tinggi,” kata Bakir dalam keterangan di Jakarta, Selasa (03/11/2020).
Pupuk Indonesia juga telah berhasil mencatatkan kinerja positif di bidang pemasaran dengan mampu menjual produk pupuk mencapai 9.926.928 ton, atau 123,23 persen dari rencana kuartal III tahun 2020 di angka 8.055.517 ton.
Dengan begitu, sampai dengan 31 September 2020 ini Pupuk Indonesia Grup telah membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp53,54 triliun, atau setara 106,5 persen dari rencana periodesasi yang sama sebesar Rp50,25 triliun.
Bakir menambahkan, Pupuk Indonesia juga aktif dalam upaya pemulihan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM. Hal ini diimplementasikan melalui program Pasar Digital (PaDi) UMKM yang diprakarsai Menteri BUMN Erick Thohir.
Perusahaan pun telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mencapai target transaksi melalui PaDi di tahun 2020 sebesar Rp2 triliun. []
