Kolaborasi AP II, BRIN, dan PPI Ciptakan SDM Melek Teknologi
Melalui kolaborasi riset ini, AP II dan BRIN akan menghasilkan berbagai penemuan yang dapat mengakselerasi operasional maupun layanan kebandarudaraan.
“Penemuan-penemuan ini perlu dipatenkan, dan bisa dikomersialisasikan guna menjadi sumber pendapatan baru bagi AP II. Secara makro, Indonesia akan memiliki lebih banyak paten,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan pengembangan riset dan inovasi ini juga dapat meningkatkan kapasitas dari teknologi yang sudah dimiliki AP II untuk dimanfaatkan di berbagai bidang,
“Teknologi di AP II dapat kita scaling up, naik kelas, untuk dipakai di berbagai tempat. Contoh pengembangan riset dan inovasi misalnya mobil listrik di bandara, energi baru terbarukan, dan lain sebagainya. Komunikasi akan dilakukan secara erat antara AP II dan BRIN untuk menentukan kebutuhan riset,” pungkas Irwanda.[]
