Komitmennya Hadirkan Listrik “Green”, PLN Peroleh Kredit US$ 500 Juta dari Perbankan Internasional
Melalui program perdana bertajuk Non-Honouring of Finansial Obligation by State-Owned Enterprise (NHFO-SOE), MIGA akan menjamin 95% pembiayaan selama 5 tahun ke depan. Transaksi ini juga merupakan transaksi pertama MIGA dengan menggunakan skema NHFO-SOE dan merupakan transaksi pertama dalam masa pandemi baik di Indonesia maupun di regional.
Roesly menuturkan, dukungan ini diperoleh dalam waktu yang cukup singkat, hanya kurang lebih 5 bulan meskipun transaksi ini merupakan transaksi PLN pertama kali untuk “green loan” dan MIGA Guaranteed dengan skema yang cukup kompleks. Ia menjelaskan, penetapan harga telah dinegosiasikan dengan kreditur sejak awal Juli lalu, setelah dilakukan proses tender yang menyeluruh dengan harga sekompetitif mungkin meski di masa pandemi.
“Langkah ini merupakan tindak lanjut PLN dalam mewujudkan kerangka keuangan yang berkelanjutan (Sustainable Financing Framework) yang telah di-launching secara resmi pada 2 November 2020 lalu dan merupakan agenda nyata dari transformasi PLN (Lean, Green, Innovative & Customer Focused),” ujar Sinthya. Saat ini, PLN sedang dan terus bekerja sama dengan berbagai stakeholder yaitu lembaga bilateral maupun multilateral untuk mewujudkan berbagai inisiatif “green energy” dan meningkatkan rasio energi baru terbarukan di seluruh Indonesia.[]
