Mandiri Diprediksi Bakal Melaju Pesat, Manajemen Risiko Jadi Kunci
BUMNINC.COM I PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan mulai pulih tahun ini dengan ekspektasi pertumbuhan kinerja keuangan yang lebih baik. Pertumbuhan bakal didukung oleh perbaikan ekonomi dan membaiknya seluruh indikator perseroan untuk meningkatkan profitabilitas tahun ini.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Eka Savitri mengungkapkan, Bank Mandiri memiliki tim manajemen risiko yang baik dan aktif memberikan penilaian kondisi perekonomian, baik global maupun domestik, terhadap sektor perbankan.
Bank Mandiri juga tercatat sebagai satu dari sejumlah bank yang diuntungkan selama kondisi menantang tahun 2020. Hal ini ditopang oleh posisi perseroan sebagai satu dari beberapa bank terbesar di Tanah Air.
Kondisi tersebut berpotensi menaikkan margin keuntungan bersih (net interest margin/ NIM) Bank Mandiri ke level 4,8% tahun ini dibandingkan perkiraan tahun lalu sekitar 4,6%. Peningkatan NIM juga akan didukung oleh ekspektasi pertumbuhan kredit yang lebih baik dan asumsi sebagian besar kredit yang telah direstrukturisasi mulai melakukan pembayaran secara normal tahun ini.
Bank Mandiri memproyeksikan peningkatan kredit BankMandiri sebesar 4,8% tahun ini dibandingkan perkiraan tahun lalu sebesar 2,1%.
“Hal ini mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BMRI dengan target harga Rp 8.000. Target harga tersebut mengimplikasikan perkiraan PBV tahun 2021 sekitar 1,9 kali,” tulis dia dalam risetnya dikutip Kamis (21/1/21).



