Masa Depan Holding Company BUMN
Dari sisi inovasi, SASAC mendorong perusahaan negara untuk mengalokasikan budget besar di sisi R&D, sekaligus melakukan kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi. Hal ini selaras juga dengan kebijakan untuk merekrut top talent untuk meningkatkan kemampuan inovasi perusahaan.
Dari aspek keuangan, SASAC memfasilitasi akses bagi perusahaan dibawah kendalinya untuk mendapatkan modal dalam rangka ekspansi global. Disisi lain SASAC juga menekankan pentingnya implementasi risk management dan kapabilitas mitigasi seluruh BUMN dalam kelolaanya dalam menghadapi dinamika di pasar global.
Masa Depan Holding BUMN
Masa depan holding BUMN di Indonesia tentu menjanjikan. Dengan terus melakukan perbaikan dan inovasi, holding BUMN diharapkan dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja holding BUMN. Di antaranya adalah penguatan tata Kelola perusahaan dengan prinsip yang semakin terbuka dan tanpa tebang pilih. Kerjasama KBUMN dan aparat penegak hukum bisa menjadi katalis pelaksanaan GCG yang semakin baik.
Langkah kedua adalah focus pada inovasi . Holding BUMN didorong untuk meningkatkan inovasi dan pengembangan bisnis baru yang bernilai tambah tinggi. Alokasi anggaran untuk R&D menjadi prioritas. Hal ini harus sinkron juga dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang mumpuni. Dalam konteks ini maka pimpinan BUMN masa depan harus semakin professional dan memiliki integritas yang baik.
Langkah lain adalah kolaborasi dengan berbagai partner bisnis secara lebih intensif baik dengan partner local maupun global. Seperti perusahaan China yang melakukan akuisisi dan global partnership untuk meningkatkan daya saingnya. Langkah seperti ini tentu bisa ditiru perusahaan negara di Indonesia.
Berbagai Langkah di atas tentu adalah harapan bagaimana kontinuitas pengembangan BUMN di Indonesia dapat berlanjut di masa depan. Langkah restrukturisasi yang telah dijalankan oleh beberapa Menteri BUMN di beberapa Kabinet lalu dan saat ini yang dianggap tepat dan menciptakan posisi BUMN yang lebih kompetitif, perlu dilanjutkan. Kebijakan bongkar pasang kebijakan dalam pengelolaan BUMN sepatutnya bisa dihindarkan.
Kita berharap BUMN ke depan semakin kompetitif dan bisa berkembang menjadi pemain global.
Toto Pranoto _ Dewan Pakar BUMNINC
