Menaker: Integritas-profesionalisme kunci layanan publik berkualitas
BUMNINC.COM I Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya nilai integritas dan profesionalisme pekerja dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Selain dimulai dari integritas dan profesionalisme, Menaker mengatakan hal ini perlu juga diikuti dengan kepedulian terhadap persoalan di lapangan, lalu berwujud menjadi pekerjaan yang bermakna, melampaui kewajiban formal, serta semangat kebersamaan.
“Nilai-nilai ini menjadi fondasi untuk pelayanan publik yang profesional, adil, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Lebih lanjut, Menaker menekankan konsep “Meaningful Work: Beyond the Duty” di mana makna kerja tidak lahir dari jabatan, melainkan dari bagaimana pekerjaan dijalankan setiap hari, baik yang terlihat maupun yang tidak.
Ia menilai, dengan melampaui kewajiban formal, seorang aparatur dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Ketika dampak itu dirasakan, makna muncul. Hal ini memberi energi, komitmen, dan memperkuat organisasi dalam jangka panjang,” jelas Yassierli.
Lebih jauh, Menaker menyampaikan prinsip “Satu Tim, Satu Kapal”, di mana organisasi harus dipandang sebagai satu kesatuan utuh tanpa keberhasilan parsial. Semua unit diminta menghapus ego sektoral, bekerja kolaboratif, dan memiliki tujuan serta sense of crisis yang sama.
“Kolaborasi harus dikedepankan, bukan kompetisi,”
