Menhub: Ada Omicron, Tak Surutkan Masyarakat ke Luar Negeri
BUMNINC.COM I– Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan merebaknya Covid-19 varian Omicron di sejumlah negara, tidak menyurutkan rencana masyarakat untuk berangkat keluar Negeri.
“Beberapa hari ini terjadi suatu peningkatan jumlah ke luar negeri,” katanya melalui konferensi Pers Rapat Tingkat Menteri tentang Persiapan Akhir Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, dikutip melalui laman Youtube, Selasa (21/12/2021).
Kendati demikian, dia melanjutkan, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk menunda keinginanya pergi ke luar negeri. Penyebabnya, melihat penyebaran Omicron yang makin meluas termasuk di Indonesia.
Budi menyebutkan, pemerintah akan terus melihat perkembangan jumlah masyarakat yang berpergian ke luar negeri hingga awal Januari 2022, apabila terus mengalami peningkatan, maka pemerintah akan berupaya untuk menambah kapasitas karantina.
Karantina sendiri menjadi sesuatu hal yang wajib bagi masyarakat setelah bepergian ke luar negeri. Pemerintah telah memiliki opsi 14 hari untuk proses karantina, apabila kasus Covid-19 di tanah air mengalami peningkatan.
“Kalau dalam beberapa hari ini terjadi suatu peningkatan Omicron yang signifikan atau jumlah yang terpapar itu banyak, maka menjelang atau di awal tahun kita akan menetapkan 14 hari tapi ini menjadi opsional. Oleh karenanya kita mengimbau agar saudara kita tidak atau menunda keberangkatan ke luar negeri,” tuturnya.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengizinkan masyarakat bepergian saat momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kami baru saja melakukan peninjauan langsung dari terminal 2 dan 3, tercatat diantisipasi puncak dari pelaku perjalanan akan terjadi di minggu-minggu ini,” katanya saat Weekly Press Briefing, dikutip melalui laman Kemenparekraf, Selasa (21/12/2021).
