Menkes Gandeng Swasta demi Sukseskan Vaksinasi Nasional
BUMNINC.COM I Program vaksinasi nasional COVID-19 telah dimulai sejak Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Sinovac pada Rabu (13/1/2021). Pada tahap pertama, vaksinasi menyasar sejumlah pejabat, tokoh publik, dan tokoh keagamaan.
Vaksinasi tahap kedua juga sudah mulai berjalan ditandai dengan penyuntikan vaksin untuk pedagang Pasar Tanah Abang yang dimulai pada Rabu (17/2/2021). Vaksinasi tahap kedua ini ditujukan untuk petugas pelayanan publik dan warga lanjut usia (lansia).
Program vaksinasi masih terus berjalan di berbagai daerah, namun pemerintah menghadapi tantangan besar dalam pelaksanaannya. Karenanya, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin melibatkan banyak elemen mulai dari lembaga sampai sektor privat untuk menyukseskan program vaksinasi.
Dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada Kamis (4/3/2021), Menkes menjelaskan salah satu tantangan ke depan dalam program vaksinasi.
“Enam bulan pertama ini kita sudah memperoleh 90 juta dari kebutuhan 363 juta dosis vaksin bagi 181 juta rakyat Indonesia. Jadi sekitar 270 sampai 280 juta dosis akan disuntikkan di enam bulan kedua 2021. Kita perlu latihan dari sekarang. Sehingga di semester kedua kita bisa mengejar target 140 juta rakyat divaksinasi,” ujarnya.
