MenKopUKM : Tren Custom Fashion Peluang UMK Kuasai Pasar Lokal
Meski menekankan pada produk fashion custom dan unik untuk bisa menguasai pasar dalam negeri, MenKopUKM Teten juga mengingatkan agar industri fashion tetap bisa memproduksi fashion secara massal yang ditujukan untuk pasar menengah ke bawah. Hal itu diperlukan agar Indonesia tidak perlu lagi mengimpor pakaian bekas yang jelas-jelas akan mematikan industri fashion dalam negeri.
Terkait JakCloth Summerfest Reload, Teten mengakui ia sendiri sudah lama menantikan event ini digelar karena dinilainya sangat berarti bagi industri fashion dan kreatif di Indonesia.
Tercatat dalam setiap acara JakCloth lebih dari 300 brand UMKM lokal terlibat. Dan peran aggregator tampak semakin menjadi kunci yang mengonsolidasikan UMKM Indonesia naik kelas.
JakCloth juga telah bekerja sama dengan KemenKopUKM untuk pembiayaan KUR dalam pembelian bahan baku kolektif, produksi bersama, gudang bersama, sampai dengan pembelian booth di event JakCloth agar UMKM semakin bisa mengakses pasar.
“Ini merupakan bentuk nyata bagaimana pemerintah juga merespons kebutuhan UMKM di Indonesia,” tuturnya.
