BGR Logistics Dorong Kemudahan Akses UMKM Dapatkan Komoditas di Masa Pandemi
BUMNINC.Com | PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics bersinergi dengan Kemenkop-UKM, Kementrian BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Bank Mandiri dan pihak penyedia “Digital Wallet” seperti LinkAja dan Dana, demi hadirkan fitur baru pada aplikasi Warung Pangan.
Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo mengatakan, fitur pada aplikasi Warung Pangan yakni “WP Fund” yang dapat digunakan oleh mitra untuk mendapatkan pinjaman atau pembiayaan modal kerja guna menjalankan usaha warungnya.
“Jadi, bisa dapat Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai sumber pembiayaan yang terjamin aman dan efektif dari fitur ini,” ujarnya, dalam webinar BRI Festival Diskon Indonesia, Jakarta, Selasa (29/12/2020).
Melalui aplikasi Warung Pangan, pihaknya berperan sebagai media yang membantu Mitra Warung Pangan mendapatkan KUR (Kredit Usaha Rakyat) langsung dari Bank Mandiri dan Bank BRI. Sehingga, dengan fitur ini semakin dimudahkan karena kreditnya selain dapat digunakan untuk mengembangkan usaha warung.
Tujuan utama BGR Logistics melakukan inovasi dalam bisnisnya adalah dalam rangka membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bangkit dari pandemi covid-19. Dukungan terhadap UMKM menjadi penting mengingat memiliki peran penting dalam perekonomian.
“Aplikasi warung pangan bertujuan membantu UMKM mendapatkan komoditi yang dibutuhkan, terutama petani dan peternak, dan bisa langsung dikirim ke warung-warung di tengah-tengah masyarakat, sehingga tercipta akses yang lebih mudah bagi masyarakat (terutama UKM) mendapatkan harga yang lebih murah via aplikasi untuk di distribusikan ke tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Aplikasi Warung Pangan, BRI-Festivasl Diskon Nasional (foto: istimewa/youtube)
Selain Dirut BGR Logistics, turut hadir dan memberikan materi dalam acara webinar Bank BRI Festival Diskon Nasional, yaitu; Teten Masduki (Menteri Koperasi & UKM), Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), M Kuncoro Wibowo (Direktur Utama PT. Bhanda Ghara Reksa (Persero), dan Vincent Henry Iswaratioso (CEO DANA Indonesia). []
