Pandemi Belum Usai, Jamkrindo Optimis Usaha Penjaminan Mampu Buat UMKM Naik Kelas
Selain itu, Bari menyampaikan, pihaknya juga memberikan pelatihan supaya UMKM bisa melek teknologi digital. “Terlebih di zaman ini, platform digital menjadi suatu keharusan supaya bisa lebih efektif dan efisien dari sisi bisnis proses. Makanya pendekatan pemanfaatan teknologi hal wajib,” ujarnya.
Jamkrindo berharap langkah-langkah yang dilakukan itu bisa meningkatkan pendapatan UMKM. “Kita harapkan UMKM bisa naik kelas dari sisi omset, dari sisi pemasaran, dari sisi pengetahuan, udah bisa berubah,” ucap Bari.
Kepala Divisi Bisnis 1 PT Jamkrindo Wakhyu Hidayattulloh menambahkan, alasan Jamkrindo memberikan jaminan PEN senilai Rp11 triliun kepada 20.886 UMKM sepanjang periode 2021, untuk membantu meningkatkan resiliensi UMKM, khususnya di masa pandemi.
“Peran Jamkrindo di sini sebagai perusahaan penjaminan ialah menjembatani kepentingan kreditur, bank maupun nonbank, dan kebutuhan debitur atau UMKM terhadap ekuitas. Melalui penjaminan kredit, UMKM yang memiliki bisnis yang layak namun belum bankable dapat difasilitasi untuk akses permodalan,” ujar Wakhyu Hidayattulloh.
Selain itu, lanjut Wakhyu, Jamkrindo juga berperan sebagai risk guarantor bagi lembaga keuangan bank mapun nonbank yang membantu menjaga non performing loan tetap terkendali sekaligus membantu optimalisasi CAR perbankan.
