Pelindo Persiapkan “Direct Call” Dari Belawan ke India
Sebagian dari komoditas ekspor ke India tersebut dikapalkan dari Sumatera melalui Pelabuhan Belawan (Sumatera Utara), Pelabuhan Perawang (Riau), dan sejumlah pelabuhan milik swasta di sepanjang Sungai Siak, Provinsi Riau.
Namun, Pelindo mengungkapkan pengangkutan komoditas ekspor selama ini tak bisa dikapalkan langsung menuju negara tujuan. Peti kemas dari Riau harus dikirim dulu ke Belawan. Selanjutnya, dari Belawan mampir terlebih dahulu ke pelabuhan transit di luar negeri, untuk digabungkan dengan peti kemas lain.
Akibatnya, para eksportir musti menanggung biaya “sea freight” yang mahal dan waktu tempuh lebih lama. Selain itu, negara harus menghabiskan banyak devisa karena sebagian besar jasa pengapalan dibayar dalam mata uang asing.
Pelindo juga menyebut Pelabuhan Belawan berpeluang besar memberikan layanan “direct call”, terlebih dengan digandengnya DP World oleh INA sebagai mitra strategis dalam Konsorsium INA pada Agustus 2022.
DP World merupakan operator global yang memiliki jaringan dengan “shipping line” dan 60 pelabuhan internasional yang tersebar di lima benua.
