Pemerintah Segera Akan Bentuk Enam Holding BUMN Lagi
BUMNINC.COM I Kementerian BUMN sejauh ini sudah membentuk 6 holding BUMN yang terdiri dari holding perkebunan PT Perkebunan Nusantara III (PTPN Group), holding kehutanan Perum Kehutanan Negara (Inhutani Group), holding industri tambang PT Inalum (Bukit Asam, Timah, Aneka Tambang, Freeport Indonesia), Holding Minyak dan Gas PT Pertamina (PT PGN), holding farmasi PT Bio Farma (Kimia Farma, Indofarma), dan holding Asuransi PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Askrindo, Jamkrindo, Jasindo, Jasa Raharja).
Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Kementerian Keuangan, Meirijal Nur mengungkapkan, holding akan ditambah dengan membentuk enam holding BUMN lagi. Adapun keenam holding BUMN terdiri dari Jasa Survei, Industri Pangan, Industri Pertahanan, Industri Media, Layanan Kepelabuhan, dan Layanan Transportasi (Aviasi-Pariwisata).
“Ini merupakan informasi awal yang kita berikan kepada bapak dan ibu dan ini adalah pekerjaan-pekerjaan yang sedang dilakukan bersama-sama Kementerian BUMN dengan Kementerian Keuangan untuk melakukan restrukturisasi BUMN,” ujar Meirijal dalam seminar virtual dengan LPPI, Kamis (28/1).
“Sekarang yang kita lakukan itu, ini beberapa rencana holding, yaitu jasa survei, industri pangan, industri pertahanan, industri media, layanan kepelabuhan, layanan transportasi,” sambungnya.
BUMN saat ini terdiri dari 13 Perum dan 94 BUMN atau dengan total 107. Sejak Erick Thohir menjabat, BUMN ditarget harus bertransformasi agar lebih ramping dan efisien. Untuk itu, pelaksanaan transformasi BUMN ke depan akan dilakukan berdasarkan klaster industri sesuai dengan rantai nilai bisnisnya. Targetnya, BUMN akan dikelompokkan menjadi 12 klaster industri utama saja.
