Peneliti Indef Jelaskan Peran Fintech dalam Pemulihan Ekonomi
BUMNINC.COM I Bhima Yudhistira, Ekonom dan Peneliti INDEF memaparkan ada tiga peran fintech yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pengusaha fintech untuk mengambil peran dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yaitu fokus menumbuhkan literasi finansial, the internet of cash, dan melakukan lebih banyak sinergi dengan perusahaan non-fintech.
“2021 gimana? 2021 sebenarnya feelingnya masih mix, jadi masih banyak pengusaha yang masih mix,” jawab Bhima saat ditanyai mengenai prospek ekonomi Indonesia di tahun 2021 pada Jumat (5/3/21) .
Seperti yang kita ketahui bersama, pandemi virus corona yang menjangkit masyarakat Indonesia selama satu tahun terakhir berdampak pada banyak sektor, terutama ekonomi nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia dari kuartal I – III mengalami kontraksi sebesar minus 2.03% year on year (yoy). “Yang menjadi masalah ekonomi kita minus 2 persen, salah satunya karena orang gak belanja atau orang mengurangi belanjanya.” jelas Bhima.
Meskipun demikian, sejak bulan Agustus hingga Desember, Bhima melihat adanya euforia belanja masyarakat yang dibuktikan dengan data kepercayaan konsumen yang mengalami kenaikan. Katanya, pengusaha yang bergerak di digital lah yang relatif survive dan ada penambahan demand di tengah penurunan ekonomi di tahun 2020.
Pemulihan Ekonomi melalui Fintech, Adakah Peluangnya?
Adanya isu vaksinasi sejak Desember lalu seperti membawa harapan baru dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah sendiri telah mengeluarkan banyak kebijakan seperti restrukturisasi kredit dan bantuan sosial untuk mempercepat PEN.




