Perhutani Menanam Pohon Buah di Lahan Hak Miliknya di Sragen
Ahmad Luthfi merasa yakin pengoptimalan potensi pertanian bakal menambah pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.
Menurutnya, program penanaman pohon buah itu perlu digelorakan ke seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat diharapkan turut berperan dalam pengembangan tanaman buah di wilayahnya.
Sementara itu, Asisten Perhutani Wilayah Tangen dan Jenar, Suprayogo, mengatakan lahan seluas 19,6 ha disiapkan untuk program penanaman pohon sesi pertama.
Secara rinci, luas lahan itu terdiri atas 9,4 ha di RPH Banyuurip dan 10,2 di RPH Jenar. Tanaman buah itu akan ditanam dengan jarak tanam 6 x 6 meter. Satu ha lahan setidaknya butuh 238 bibit pohon.
“Dikasih jarak tanam 6 x 6 meter supaya petani [pemanfaatan lahan dengan kerja sama bagi hasil] masih bisa menanam jagung. Jadi, mereka masih bisa panen seperti biasa. Dengan jarak tanam 6 x 6 meter, pertumbuhan tanaman jagung tidak akan terganggu,” paparnya.[]
