Pertamina: Penurunan Penjualan BBM Industri Tahun 2020 Anjlok, Ada Apa?
BUMNINC.Com | Manager Mining Industrial Fuel Sales, Commercial and Trading Sub Holding Pertamina, Mochamad Ardhie, mengatakan penjualan bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) selama pandemi tahun ini anjlok dibandingkan tahun lalu.
Bukan hanya penjualan BBM untuk kendaraan pribadi dan publik saja yang mengalami penurunan, akan tapi juga penjualan BBM ke pelanggan industri pertambangan turun hingga mencapai 10%-15%.
Ardhie menjelaskan, penjualan bahan bakar untuk pertambangan sifatnya sangat dinamis, tergantung dari permintaan komoditas hasil tambang tersebut. Hal ini disampaikannya dalam acara webinar ‘Indonesia Mining Outlook 2021’, Rabu (16/12/2020).
Dalam beberapa tahun terakhir, imbuhnya, penjualan BBM di sektor pertambangan mineral dan batu bara ini memang sangat berfluktuasi.
“Konsumsi BBM di tahun ini untuk segmen pertambangan, kita alami penurunan sekitar 10%-15%, terutama ini terjadi pada kuartal kedua 2020 di mana saya bisa bilang puncak pertama dari pandemi ini berlangsung ya,” ungkapnya.
Namun demikian, lanjutnya, saat ini penjualan BBM ke industri pertambangan ini sudah perlahan-lahan meningkat.
Sebagai informasi, produksi batu bara nasional sampai September 2020 atau Kuartal III mengalami penurunan 9,8% menjadi 418,47 juta ton dari 463,9 juta ton pada periode Januari-September 2019.
“Sekarang perlahan-lahan sudah ada recovery, namun belum sampai level pra Covid-19 2019,” papar Ardhie.
Hal tersebut berdasarkan data Minerba One Data Indonesia (MODI) yang dipublikasikan dalam situs Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, seperti dikutip BUMNINC.Com pada, Rabu (16/12/2020). []
