Praktisi perbankan: Uang Tunai Masih Jadi Penyokong Perputaran Ekonomi
Integrasi titik transaksi tunai (cash point) tersebut, menurut dia juga menjamin kebutuhan transaksi tunai dan digital masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Menurut Ario model integrasi ATM dan CRM yang kini secara bertahap juga sedang dilakukan oleh Jalin terbukti berhasil di negara-negara lain, seperti Belanda dan Hong Kong.
Integrasi ini memungkinkan perbankan untuk mengoptimalkan penggunaan modal dalam membangun jaringan infrastruktur ATM dan CRM, sehingga menjadi lebih efisien.
Selain itu, tambahnya, dengan meningkatnya keterjangkauan layanan ATM dan CRM oleh masyarakat, akses terhadap layanan perbankan juga diharapkan akan semakin meningkat.
Hal itu, dikatakannya, tidak hanya berkaitan dengan menjaga peran uang tunai sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang memastikan bahwa perputaran uang tetap berlangsung lancar dan aman di tengah perkembangan pesat ekonomi digital.
“Dengan demikian, Indonesia dapat menjaga keseimbangan antara inovasi digital dan kebutuhan akan uang tunai dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Ario dalam acara 11th International Symposium & Exhibition on Project Management (Symex) 2023 di Yogyakarta.
