Produk Indonesia Berpotensi Raup Rp106 Miliar Dari CAEXPO 2023
BUMNINC.COM I Pelaku usaha Indonesia berpeluang meraup transaksi lebih dari Rp106,45 miliar dari penyelenggaraan China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-20 di Nanning, China, yang baru ditutup akhir pekan lalu. Pameran ini sekaligus menjadi ajang promosi produk dalam negeri tujuan ekspor ke China agar tidak selalu didominasi produk pertambangan dan kelapa sawit.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI) merincikan bahwa potensi transaksi tersebut terdiri dari penjualan langsung sebesar Rp1,69 miliar dan kontrak dagang senilai Rp104,77 miliar. Nilai transaksi berpotensi membesar karena masih ada beberapa calon pembeli yang akan menindaklanjuti kerja sama setelah pameran selesai.
“Ini membuktikan bahwa produk Indonesia mampu bersaing di tengah persaingan dengan negara lain di pasar global. Ini juga membuktikan pemulihan daya beli global pascapandemi COVID-19,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI Didi Sumedi dalam keterangan resminya.
Indonesia memiliki dua paviliun dalam pameran tersebut, yakni paviliun untuk memamerkan berbagai komoditas ekspor dan paviliun nasional untuk promosi budaya dan pariwisata domestik. Paviliun tersebut diisi 49 stan dari pelaku usaha yang tampil mandiri, 49 pelaku usaha binaan BUMN, dan delapan etalase produk potensial Provinsi Kalimantan Tengah.
Partisipasi Indonesia dalam pameran kali ini bertujuan meningkatkan dan mendiversifikasi komoditas ekspor ke China yang selama ini didominasi komoditas hasil pertambangan dan kelapa sawit.
